Jadon Sancho Ternyata Hampir Gabung Real Madrid pada 2017, Tapi Kenapa Bisa Gagal?

Berita SepakBola

Sepakbolalokal.com - Bersama Dortmund, dia menjadi salah satu pemain muda terbaik yang kini bermain di Bundesliga. Cerita epik Jadon Sancho di Dortmund bisa saja tidak terjadi andai pada 2017 lalu dia memilih pindah ke Real Madrid.

Jadon Sancho promosi ke tim utama Man City pada 2016/2017. Dia beberapa kali berlatih dengan tim utama. Namun, dia tidak pernah sekali pun dimainkan di tim utama oleh pelatih Pep Guardiola.

Pada akhirnya, Jadon Sancho membuat langkah berani. Dia meninggalkan Man City. Dengan transfer 8.7 juta euro, dia pindah ke Borussia Dortmund pada awal musim 2017/2018. Setelah itu, karir Jadon Sancho melesat.

Jurnalis AS, Sergio Santos, menyebut Real Madrid nyaris mendapat jasa Jadon Sancho pada 2017 lalu. Saat itu, Jadon Sancho memang tengah mencari klub baru karena minim kesempatan bermain di Manchester City.

Ketika Jadon Sancho Hampir Pindah ke Real Madrid

Sergio Santos menuturkan bahwa Real Madrid telah mengendus bakat besar yang dimiliki Jadon Sancho. Pada 2017, mereka mengajukan tawaran. Akan tetapi, karena mengincar menit bermain, Sancho lebih memilih pindah ke Dortmund.

"Real Madrid sangat menginginkan Jadon Sancho. Mereka mengirim Jose Angel Sanchez (Direktur Umum) untuk mengawasinya secara pribadi dan memberi tawaran untuk membawanya ke Real Madrid," sambungnya.

Namun, tawaran Real Madrid kemudian ditolak Jadon Sancho. Pemain yang kini berusia 20 tahun menolak rencana Real Madrid untuknya. Dia ingin bermain di tim senior dan mendapat jaminan kesempatan bermain.2 dari 2 halaman

"Sancho hanya ingin menjadi pemain utama, bermain sejak menit pertama," ucap Sergio Santos kepada La Futboler√≠a, dikutip dari AS.

"Ayah Sancho sudah datang ke Madrid. Mereka melihat fasilitas latihan klub," katanya.

Madrid Taruh Jadon Sancho di Tim Castilla

"Sancho kemudian memilih Dortmund karena klub memberinya nomor punggung 7 dan dia diproyeksi untuk menggantikan Ousmane Dembele," kata Sergio Santos

Real Madrid memang telah memantau bakat Jadon Sancho. Namun, pada usia 17 tahun, Real Madrid merasa dia tidak tepat untuk bersaing tim utama. Real Madrid hendak memasukkan Jadon Sancho ke tim Castilla terlebih dahulu.

Jadon Sancho kini tampil memukai di Dortmund. Pada musim 2019/2020, dia telah mencetak 17 gol dan 16 assist. Real Madrid, sekali lagi, disebut tertarik untuk membelinya. Tetapi, kini dengan harga sangat mahal.

"Jadon Sancho ingin berlatih dengan tim utama dan bermain dengan tim utama. Klub ingin dia turun ke tim Castilla. Ini agar mirip dengan Rodrygo Goes dan Vinicius Junior dan itu adalah kebijakan klub," kata Sergio Santos.

(Sumber: AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *